Selasa, 05 Februari 2013
UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%)
2. Farmasi – UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%)
4. Psikologi – UNPAD (47,7%)
5. Statistika – UNPAD (47,2%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi – UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional – UNPAD (58,1%)
4. Manajemen – UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan – UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga – UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum – UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara – UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris – UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan – UNPAD (43%)
VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri – UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur – UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi – UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNDIP (51,6%)
3. Manajemen – UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum – UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan – UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan – UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga – UNDIP (43%)
VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
JURUSAN IPA
Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%)
Teknik Informatika – UNSRI (52,2%)
Pendidikan Dokter Gigi – UNSRI (50,1%)
JURUSAN IPS
Akuntansi – UNSRI (53,7%)
Ilmu Hukum – UNSRI (50,7%)
3. Pend. B. Inggris – UNSRI (50,2%)
Jumat, 21 Desember 2012
Jiwa yang lelah
jejak -jejak tertindih kemalangan.
rintihan tangisan semakin meraung kelaparan.
suara sendu semakin meraja ditengah kehancuran
seberkas cahaya gelap akan semakin menerawang.
menggali jiwa yang kian melayang.
terombang ambing bagaikan lautan mati.
gemuruh dan petir menjadi penghibur jiwa malang.
berawal dari tulisan dan cerita menawan.
namunkini menjadi cerita muram dan suram.
kerikil dan bebatuan siap menemani perjalanan.
sebungkus kenagan dan asa yang terpikul mulai
jatuh di persimpangan jalan.
bekal yang tersedia mulai habis ditelan waktu dan kelaparan jiwa.
menatap aluran tanah dan kekeringan bersemayam
menunggu rasa kesunyian.
bila mata hendak melihat kegelapan yang hendak menyelimuti.
bila kesempatan datang , kegagalan hendak memapaku.
berapa lama kubah dan tempurung akan menghindar
menampung rasa sedih dan kekalutan
jejak-jejak tertindih kemalangan.
disitulah tempat berlari.
mengukir jalan kehidupaan yang malang.
bila kata dan cerita pilu akan tersurat
mungkin semua tak akan terguratkan dalam beribu halaman
tak akan siap jutaan pena mengukirnya.
segelintir jalan tertindih ku guratkan dalam keheningan.
mencoba melirik dan mengeluarkan isi hati kemala,
yang mulai dipenuhi perasaan mati.
rintihan tangisan semakin meraung kelaparan.
suara sendu semakin meraja ditengah kehancuran
seberkas cahaya gelap akan semakin menerawang.
menggali jiwa yang kian melayang.
terombang ambing bagaikan lautan mati.
gemuruh dan petir menjadi penghibur jiwa malang.
berawal dari tulisan dan cerita menawan.
namunkini menjadi cerita muram dan suram.
kerikil dan bebatuan siap menemani perjalanan.
sebungkus kenagan dan asa yang terpikul mulai
jatuh di persimpangan jalan.
bekal yang tersedia mulai habis ditelan waktu dan kelaparan jiwa.
menatap aluran tanah dan kekeringan bersemayam
menunggu rasa kesunyian.
bila mata hendak melihat kegelapan yang hendak menyelimuti.
bila kesempatan datang , kegagalan hendak memapaku.
berapa lama kubah dan tempurung akan menghindar
menampung rasa sedih dan kekalutan
jejak-jejak tertindih kemalangan.
disitulah tempat berlari.
mengukir jalan kehidupaan yang malang.
bila kata dan cerita pilu akan tersurat
mungkin semua tak akan terguratkan dalam beribu halaman
tak akan siap jutaan pena mengukirnya.
segelintir jalan tertindih ku guratkan dalam keheningan.
mencoba melirik dan mengeluarkan isi hati kemala,
yang mulai dipenuhi perasaan mati.
Selasa, 11 Desember 2012
Karya ku.
Tema :”AIR ADALAH
MASA DEPAN”/ ”IT’S ABOUT US”
-CINTAILAH AIR SEPERTI DIRIMU-
(Karya Lamhot JM
Siagian)
Teman
pembaca,salam dari saya untuk kita semua ,tentunya teman pembaca merasa nyaman
karena sahabat kita yaitu air selalu sedia mengalir di tubuh .AIR MANIA (para penggemar air) ,tentunya kita
semua tahu bahwa sekitar 80% penyusun tubuh adalah air , wah ternyata air itu juga
memiliki peranan yang sangat penting
untuk menjalankan roda metabolisme ditubuh .ibarat sabuah mobil avanza , kalau tidak ada
bensinya jelas mobilnya bengong . Air merupakan sumber kehidupan, tidak ada
satupun makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa air, karena air memang
selalu dibutuhkan dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun. Semakin banyak mengkomsumsi
air maka pencernaan tidak akan macet seperti antrian di Jakarta ,dan akan lancar
seperti kendaraan di jalan tol. Selain
itu ya sahabat , ginjal akan selalu
dimandikan oleh air dengan begitu akan menghindari terjadinya kerusakan
ginjal. Air membantu mengeluarkan toksin dan sampah dari tubuh dan mencegah
batu ginjal, begitu menurut National
Kidney and Urologic Disease Clearinghouse. Tanpa akses air minum yang
higienis mengakibatkan 3.800 anak meninggal tiap hari oleh penyakit.Secara
umum, jumlah air yang diperlukan setiap hari antara 6 sampai 8 gelas. Selain
itu air jaga menghindarkan kita dari urine yang kurang sedap,diare dan penyakit
ekskresi lainya. Serta yang tak kalah penting untuk golongan kaum hawa tentunya mendambakan kulit yang mulus ,lembab,
menarik, serta ,tidak kusam.Salah satu tipsnya yaitu ,perbanyak meneguk air
dengan begitu air akan membongkar kuburan sel-sel kulit mati. Kita tak perlu
berpikir untuk minum air karena mamfaatnya sudah sangat jelas. Bahkan ada yang
mengatakan air adalah obat yang paling mujarab, memang hal itu betul,tetapi
jika belum terlambat. Disamping itu ada istilah “air memiliki 1000 mamfaat” bagi kehidupan mahluk
hidup dan hal itu memang terbukti. Mulai sekarang saya ,Anda,dan kita semua menjadi pecinta air
. Terapkan dalam hidup “ I LOVE WATER” . Percayalah kita akan mendapat khasiatnya. Bagaimana kita ingin
menjadi professor ,dokter ,guru,pilot,
dosen, dan lain-lain,kalau saja tubuh kita rapuh, ginjal kita tidak berfungsi dan
sakit-sakitan. Nah, sahabat kalau sudah
demikian “APA KATA DUNIA ?”, masa depan
akan berlari dari hadapan, cita –cita kandas di tengah jalan, harapan hanya
tinggal penyesalan ,dan mimpi akan ditelan ombak . Tentunya tidak ingin
menyesal di kemudian hari, maka dari situ saya ingin mengajak kita semua untuk
mengkomsumsi air lebih banyak . Hargai
masa depan dan kesehatan mu ,dengan
mengkomsumsi air. AIR MANIA, sekarang kita sudah tahu apa mamfaat dari air ,
tentunya air itu akan menjauh dari kita jika tidak dipelihara. Kita tidak boleh menjadi
orang egois yang hanya bisa menikmati
dan menuai ,namun merawat tidak bisa itu sama saja dengan merusak hidup kita sendiri karena “LIVE
IS WATER “.
Isu kelangkaan air bersih sudah menjadi perbincangan ditingkat nasional dan
internasional dalam beberapa tahun terakhir ini.Secara alami airpun tidak lepas
dari ancaman.Hal ini menimbulkan ketidakseimbangan antara pengambilan dengan
pembentukan air ditanah. Dan menurut Institutional Advisor The World
Bank (Bank Dunia) untuk Indonesia ,James L Woodcock mengatakan ada 1001
permasalahan air di Indonesia .Salah satu contohnya Di Kampung Legok Pego di
Desa Drawati, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Warga disana
kebanyakan menampung air hujan dari atap rumah ke dalam jeriken-jeriken plastik
untuk dimanfaatkan pada musim kemarau. Berdasarkan
data WHO (2000), diperkirakan terdapat lebih 2 milyar manusia per hari terkena
dampak kekurangan air di lebih dari 40 negara didunia. 1,1 milyar tidak
mendapatkan air yang memadai dan 2,4 milyar tidak mendapatkan sanitasi yang
layak. Sedangkan pada tahun 2050 diprediksikan bahwa 1 dari 4 orang akan
terkena dampak dari kekurangan air bersih (Gardner-Outlaw and Engelman, 1997.Kita
dapat menarik kesimpulan yaitu rawatlah air . Bukan hanya kita sahabat, yang
butuh akan kasih sayang ,namun air juga. Kalau mencintai air dan merawatnya,itu
berarti sama dengan mencintai diri sendiri. Air sebagai sumber kehidupan sudah
selakyaknya kita jaga dan lestarikan ,sebagai bentuk tanggung jawab kepada anak cucu kelak .Sebetulnya sangat mudah untuk
melestarikan keberadaan air sampai kapanpun, asalkan kita mempunyai komitmen
yang kuat untuk tetap menjaga dan melestaikannya hal itu sangat sederhana untuk
dilakukan.Dengan berbagai keterbatasan yang kita miliki,bukan berarti tidak dapat berpartisipasi dalam upaya
melestarikan air,dimulai dari pekarangan rumah. Bagaimana cara untuk mencintai pahlawan kita (air) ?cukup
mudah.Jika diperhatikan maka tidak bisa tidak bahwa manakala di suatu tempat kita
melihat ada pohon maka di situ pasti ada air, oleh karenanya tanamlah sekalipun
hanya sebatang pohon untuk melestarikan keberadaan air. Karena selain mempunyai
fungsi penghasil oksigen, ternyata pohon juga memiliki kemampuan untuk
menyimpan air di akar.Dengan begitu jika terjadi musim kemarau, air tetap
berjalan . Selain itu untuk membantu mengurangi
permasalahan ini mamfaatkan pekarangan rumah untuk mengkonservasi
air,dengan membuat parit atau lubang resapan .Cara lain yaitu jangan membuang
sampah sembarangan karena pembuangan sampah secara sembarangan menyebabkan
munculnya berbagai masalah air.Serta dengan sendirinya hidup kita akan terancam.
Jadi kalau kita menerapkan hal itu dalam hidup niscaya ,air akan selalu ada dan tetap terjaga untuk selamanya dan airpun setia membersihkan
dan merawat tubuh kita. Sudah dulu ya
AIR MANIA , mudah-mudahan karya
ini bermamfaat bagi kita semua,dan tentunya kita dapat mengambil hikmah dari
tulisan ini.
(Email
:lamhotjmsiagian@ymail.com)/fb:Lamhot jm Siagian.
IDENTITAS PRIBADI
Nama
:Lamhot jm Siagian
TTL :Balige,24 juli 1994
Alamat : Kompleks SD NO.173542,Huta Dame, Sampuran.
Kecamatan :Balige
Kabupaten :Toba Samosir
Propinsi : Sumatera Utara
NISN :
9947797066
Asal
Sekolah : SMA KATOLIK BINTANG TIMUR 1 BALIGE (Jalan Pastor Sybrandus Van Rossum
,soposurung,Balige.)
Karya ku.
Tema :”AIR ADALAH
MASA DEPAN”/ ”IT’S ABOUT US”
-CINTAILAH AIR SEPERTI DIRIMU-
(Karya Lamhot JM
Siagian)
Teman
pembaca,salam dari saya untuk kita semua ,tentunya teman pembaca merasa nyaman
karena sahabat kita yaitu air selalu sedia mengalir di tubuh .AIR MANIA (para penggemar air) ,tentunya kita
semua tahu bahwa sekitar 80% penyusun tubuh adalah air , wah ternyata air itu juga
memiliki peranan yang sangat penting
untuk menjalankan roda metabolisme ditubuh .ibarat sabuah mobil avanza , kalau tidak ada
bensinya jelas mobilnya bengong . Air merupakan sumber kehidupan, tidak ada
satupun makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa air, karena air memang
selalu dibutuhkan dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun. Semakin banyak mengkomsumsi
air maka pencernaan tidak akan macet seperti antrian di Jakarta ,dan akan lancar
seperti kendaraan di jalan tol. Selain
itu ya sahabat , ginjal akan selalu
dimandikan oleh air dengan begitu akan menghindari terjadinya kerusakan
ginjal. Air membantu mengeluarkan toksin dan sampah dari tubuh dan mencegah
batu ginjal, begitu menurut National
Kidney and Urologic Disease Clearinghouse. Tanpa akses air minum yang
higienis mengakibatkan 3.800 anak meninggal tiap hari oleh penyakit.Secara
umum, jumlah air yang diperlukan setiap hari antara 6 sampai 8 gelas. Selain
itu air jaga menghindarkan kita dari urine yang kurang sedap,diare dan penyakit
ekskresi lainya. Serta yang tak kalah penting untuk golongan kaum hawa tentunya mendambakan kulit yang mulus ,lembab,
menarik, serta ,tidak kusam.Salah satu tipsnya yaitu ,perbanyak meneguk air
dengan begitu air akan membongkar kuburan sel-sel kulit mati. Kita tak perlu
berpikir untuk minum air karena mamfaatnya sudah sangat jelas. Bahkan ada yang
mengatakan air adalah obat yang paling mujarab, memang hal itu betul,tetapi
jika belum terlambat. Disamping itu ada istilah “air memiliki 1000 mamfaat” bagi kehidupan mahluk
hidup dan hal itu memang terbukti. Mulai sekarang saya ,Anda,dan kita semua menjadi pecinta air
. Terapkan dalam hidup “ I LOVE WATER” . Percayalah kita akan mendapat khasiatnya. Bagaimana kita ingin
menjadi professor ,dokter ,guru,pilot,
dosen, dan lain-lain,kalau saja tubuh kita rapuh, ginjal kita tidak berfungsi dan
sakit-sakitan. Nah, sahabat kalau sudah
demikian “APA KATA DUNIA ?”, masa depan
akan berlari dari hadapan, cita –cita kandas di tengah jalan, harapan hanya
tinggal penyesalan ,dan mimpi akan ditelan ombak . Tentunya tidak ingin
menyesal di kemudian hari, maka dari situ saya ingin mengajak kita semua untuk
mengkomsumsi air lebih banyak . Hargai
masa depan dan kesehatan mu ,dengan
mengkomsumsi air. AIR MANIA, sekarang kita sudah tahu apa mamfaat dari air ,
tentunya air itu akan menjauh dari kita jika tidak dipelihara. Kita tidak boleh menjadi
orang egois yang hanya bisa menikmati
dan menuai ,namun merawat tidak bisa itu sama saja dengan merusak hidup kita sendiri karena “LIVE
IS WATER “.
Isu kelangkaan air bersih sudah menjadi perbincangan ditingkat nasional dan
internasional dalam beberapa tahun terakhir ini.Secara alami airpun tidak lepas
dari ancaman.Hal ini menimbulkan ketidakseimbangan antara pengambilan dengan
pembentukan air ditanah. Dan menurut Institutional Advisor The World
Bank (Bank Dunia) untuk Indonesia ,James L Woodcock mengatakan ada 1001
permasalahan air di Indonesia .Salah satu contohnya Di Kampung Legok Pego di
Desa Drawati, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Warga disana
kebanyakan menampung air hujan dari atap rumah ke dalam jeriken-jeriken plastik
untuk dimanfaatkan pada musim kemarau. Berdasarkan
data WHO (2000), diperkirakan terdapat lebih 2 milyar manusia per hari terkena
dampak kekurangan air di lebih dari 40 negara didunia. 1,1 milyar tidak
mendapatkan air yang memadai dan 2,4 milyar tidak mendapatkan sanitasi yang
layak. Sedangkan pada tahun 2050 diprediksikan bahwa 1 dari 4 orang akan
terkena dampak dari kekurangan air bersih (Gardner-Outlaw and Engelman, 1997.Kita
dapat menarik kesimpulan yaitu rawatlah air . Bukan hanya kita sahabat, yang
butuh akan kasih sayang ,namun air juga. Kalau mencintai air dan merawatnya,itu
berarti sama dengan mencintai diri sendiri. Air sebagai sumber kehidupan sudah
selakyaknya kita jaga dan lestarikan ,sebagai bentuk tanggung jawab kepada anak cucu kelak .Sebetulnya sangat mudah untuk
melestarikan keberadaan air sampai kapanpun, asalkan kita mempunyai komitmen
yang kuat untuk tetap menjaga dan melestaikannya hal itu sangat sederhana untuk
dilakukan.Dengan berbagai keterbatasan yang kita miliki,bukan berarti tidak dapat berpartisipasi dalam upaya
melestarikan air,dimulai dari pekarangan rumah. Bagaimana cara untuk mencintai pahlawan kita (air) ?cukup
mudah.Jika diperhatikan maka tidak bisa tidak bahwa manakala di suatu tempat kita
melihat ada pohon maka di situ pasti ada air, oleh karenanya tanamlah sekalipun
hanya sebatang pohon untuk melestarikan keberadaan air. Karena selain mempunyai
fungsi penghasil oksigen, ternyata pohon juga memiliki kemampuan untuk
menyimpan air di akar.Dengan begitu jika terjadi musim kemarau, air tetap
berjalan . Selain itu untuk membantu mengurangi
permasalahan ini mamfaatkan pekarangan rumah untuk mengkonservasi
air,dengan membuat parit atau lubang resapan .Cara lain yaitu jangan membuang
sampah sembarangan karena pembuangan sampah secara sembarangan menyebabkan
munculnya berbagai masalah air.Serta dengan sendirinya hidup kita akan terancam.
Jadi kalau kita menerapkan hal itu dalam hidup niscaya ,air akan selalu ada dan tetap terjaga untuk selamanya dan airpun setia membersihkan
dan merawat tubuh kita. Sudah dulu ya
AIR MANIA , mudah-mudahan karya
ini bermamfaat bagi kita semua,dan tentunya kita dapat mengambil hikmah dari
tulisan ini.
(Email
:lamhotjmsiagian@ymail.com)/fb:Lamhot jm Siagian.
IDENTITAS PRIBADI
Nama
:Lamhot jm Siagian
TTL :Balige,24 juli 1994
Alamat : Kompleks SD NO.173542,Huta Dame, Sampuran.
Kecamatan :Balige
Kabupaten :Toba Samosir
Propinsi : Sumatera Utara
NISN :
9947797066
Asal
Sekolah : SMA KATOLIK BINTANG TIMUR 1 BALIGE (Jalan Pastor Sybrandus Van Rossum
,soposurung,Balige.)
Senin, 10 Desember 2012
Passing Grade SNMPTN 2012 Terbaru
Passing Grade SNMPTN 2012 Terbaru - Bagi agan jualbeliforum yang ingin tau info seputar passing grade snmptn 2012 (IPB, UPI, UGM, ITS, UI) terbaru, Anda telah tiba pada halaman yang paling tepat yang akan mendidik anda untuk belajar cara menghitung passing grade snmptn 2012 dengan mudah dan tentunya sangat praktis.
Salah satu kiat sukses pada SNMPTN 2010 adalah mengetahui passing grade dari perguruan tinggi negeri yang akan kita pilih, lalu membandingkannya dengan kemampuan kita (passing grade yang kita capai dalam try out). Hal ini perlu untuk menyesuaikan kemampuan dengan jurusan yang akan dipilih pada SNMPTN / SPMB, kita harus terlebih dahulu mengetahui berapa perkiraan / prediksi passing grade yang dapat kita capai. Dibawah saya cantumkan data passing grade PTN seluruh Indonesia yang diambil dari berbagai sumber.
Cara menghitung passing grade
Anda dapat menghitung passing grade untuk memprediksi kemampuan anda setelah anda menyelesaikan soal try out SNMPTN dan mencocokannya dengan kunci jawaban, dengan rumus berikut:
Passing Grade = (B x 4) - (S x 1) x 100
JS x 4
Keterangan :
B = Jumlah jawaban benar
S = Jumlah jawaban salah
JS = Jumlah soal
Misalnya :
Hari pertama, Andi menjawab 25 soal SNMPTN dengan benar, 25 soal salah dan 25 soal tidak dijawab. Maka passing grade Sigit pada hari pertama adalah :
(25x4)-(25x1) x 100 = 25
75x4
Jadi passing grade Andi pada hari pertama adalah 25%
Hari kedua, Andi menjawab 20 soal SNMPTN dengan benar, 10 soal salah, dan 45 soal tidak dijawab. Maka passing grade Sigit pada hari kedua adalah :
(20x4)-(10x1) x 100 = 23.3
75x4
Jadi passing grade Andi pada hari kedua adalah 23.3%
Passing Grade Andi adalah rata-rata dari passing grade hari pertama dan passing grade hari kedua. Tepatnya sebagai berikut:
Passing Grade Total =PGH1 + PGH2
2
Keterangan :
PGH1 = Passing Grade Hari Pertama
PGH2 = Passing Grade Hari Kedua
Jadi passing grade total dari Andi adalah = (25%+23.3%)/2 = 24.15%
Perhitungan passing grade juga bisa dilakukan sekaligus, maksud saya hari pertama dan hari kedua dihitung langsung.
PG = ((B1+B2)*4) - ((S1+S2)*1) x 100
(JS1+JS2)*4
Keterangan :
B1 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari I
B2 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari II
S1 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari I
S2 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari II
JS1 = Jumlah soal di SNMPTN hari I
JS2 = Jumlah soal di SNMPTN hari II
Jika anda malas menghitung, Anda dapat menggunakan gadget untuk menghitung passing grade di bagian kanan blog ini. Karena tool ini tidak menggunakan validasi maka keakutanan data yang diinput mutlak dibutuhkan, tidak ada alert atau warning untuk kesalahan input data. Jika data yang dimasukkan salah maka, informasi hasil penghitungan yang diberikan juga salah.
Dibawah ini saya cantumkan data passing grade dari beberapa PTN di seluruh Indonesia. Anda juga dapat men - download data passing grade PTN seluruh Indonesia berekstensi .doc di link berikut.
http://www.zi**u.com/download/4627819/PASSINGGRADE.doc.html
Copy dan paste link diatas di address bar browser untuk download.
Data Passing Grade beberapa Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia, jika ada ketidakakuratan penulisan passing grade mohon dikoreksi, tapi sebagai catatan saja, dari tahun ke tahun nilai passing grade dari setiap jurusan di PTN tidak mengalami perubahan yang signifikan. Data ini ditulis dari berbagai sumber.
PASSING GRADE TERTINGGI (50% KEATAS) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI SELURUH INDONESIA TAHUN 2009
I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Teknik Informatika - ITB (65,9%)
2. Teknik Elektro - ITB (62,5%)
3. Teknik Kimia - ITB (61,8%)
4. Teknik Industri - ITB (58,8%)
5. Farmasi - ITB (57,4%)
6. Teknik Lingkungan - ITB (54,8%)
7. Teknik Perminyakan - ITB (55,2%)
8. Teknik Fisika - ITB (55,1%)
9. Matematika - ITB (54,6%)
10. Teknik Pertambangan - ITB (54,2%)
11. Teknik Mesin - ITB (53,4%)
12. Teknik Penerbangan - ITB (52,9%)
13. Arsitektur - ITB (50,3%)
14. Teknik Planologi - ITB (50,1%)
15. Teknik Material - ITB (49,2%)
16. Kimia - ITB (49,1%)
17. Teknik Sipil - ITB (48,7)
18. Biologi - ITB (47,8%)
19. Teknik Geologi - ITB (47,8%)
II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - - UI (59,8%)
2. Teknik Elektro - - UI (58,6%)
3. Farmasi - - UI (58,4%)
4. Teknik Kimia/TGP - - UI (57,4%)
5. Teknik Industri - - UI (54%)
6. Ilmu Komputer - - UI (52,8%)
7. Teknik Mesin - UI (52%)
8. Pendidikan Dokter Gigi - UI (51,2%)
9. Teknik Metalurgi dan Material - UI (47,4%)
10. Arsitektur - UI (47,2%)
JURUSAN IPS - Passing Grade SNMPTN 2012
1. Akuntansi - UI (63,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UI (63,1%)
3. Manajemen - UI (61%)
4. Psikologi - UI (60,6%)
5. Ilmu Komunikasi - UI (58,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UI (56,4%)
7. Ilmu Hukum - UI (56,2%)
8. Sastra Inggris - UI (53,8%)
9. Ilmu Administrasi Niaga - UI (52,9%)
10. Sastra Perancis - UI (50,1%)
11. Kriminologi - UI (49,6%)
12. Ilmu Administrasi Negara - UI (49%)
13. Ilmu Politik - UI (47,8%)
14. Sastra Cina - UI (47,8%)
15. Sastra Rusia - UI (46,7%
16. Ilmu Administrasi Fiskal - UI (46,6%)
17. Ilmu Filsafat - UI (46,6%)
18. Sastra Jerman - UI (46,4%)
19. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UI (44,9%)
20. Arkeologi - UI (44,7%)
21. Sosiologi - UI (44,5%)
22. Sastra Arab - UI (43,8%)
23. Ilmu Sejarah - UI (43,2%)
24. Antropologi Sosial - UI (42%)
III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UGM (59,3%)
2. Teknik Elektro - UGM (57,4%)
3. Ilmu Komputer - UGM (56,5%)
4. Teknik Kimia - UGM (54,8%)
5. Arsitektur - UGM (51,4%)
6. Teknik Mesin - UGM (51,4%)
7. Pendidikan Dokter Gigi - UGM (50%)
8. Biologi - UGM (47,2%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UGM (62,1%)
2. Psikologi - UGM (58,7%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UGM (58,5%)
4. Manajemen - UGM (57,9%)
5. Ilmu Komunikasi - UGM (57,4%)
6. Sastra Inggris - UGM (56,6%)
7. Eko. dan Studi Pembangunan - UGM (55,6%)
8. Ilmu Hukum - UGM (54,1%)
9. Ilmu Administrasi Negara - UGM (50,5%)
10. Ilmu Pemerintahan - UGM (50,4%)
11. Sastra Jepang - UGM (50%)
12. Sastra Perancis - UGM (47,1%)
IV. INSTITUT TEKNOLOGI SURABAYA (ITS) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Teknik Informatika - ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro - ITS (57,7%)
3. Teknik kimia - ITS (56,6%)
4. Teknik Industri - ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan - ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin - ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi - ITS (47,4%)
V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNAIR (58,6%)
2. Farmasi - UNAIR (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNAIR (49%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi - UNAIR (57,4%)
3. Psikologi - UNAIR (56,4%)
4. Manajemen - UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum - UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (48,5%)
8. Sastra Inggris - UNAIR (45,8%)
9. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (47,9%)
VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNPAD (58%)
2. Farmasi - UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNPAD (47,8%)
4. Psikologi - UNPAD (47,7%)
5. Statistika - UNPAD (47,2%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNPAD (58,1%)
4. Manajemen - UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum - UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara - UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris - UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNPAD (43%)
VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro - UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri - UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur - UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin - UNDIP (47,8%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNDIP (51,6%)
3. Manajemen - UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum - UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNDIP (43%)
VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNSRI (56,5%)
2. Teknik Informatika - UNSRI (52,2%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNSRI (50,1%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNSRI (53,7%)
2. Ilmu Hukum - UNSRI (50,7%)
3. Pend. B. Inggris - UNSRI (50,2%)
IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UB (55,1%)
2. Teknik Elektro - UB (52,9%)
3. Arsitektur - UB (47,1%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UB (57,3%)
2. Manajemen - UB (54,5%)
3. Ilmu Administrasi Publik - UB (49,3%)
4. Ilmu Hukum - UB (48,3%)
5. Ilmu Administrasi Bisinis - UB (44,7%)
6. Ekonomi Pembangunan - UB (43,1%)
7. Sastra Inggris - UB (42,3%)
X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - USU (55,1%)
2. Farmasi - USU (53,2%)
3.Pendidikan Dokter Gigi - USU (50,3%)
JURUSAN IPS
1. Manajemen - USU (53,1%)
2. Ekonomi Pembangunan - USU (52,5%)
3. Ilmu Hukum - USU (51,2%)
4. Sastra Inggris - USU (50,6%)
5. Akuntansi - USU (50,5%)
6. Ilmu Administrasi Negara - USU (50,2%)
XI. UNIVERSITAS ANDALAS - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNAND (54,6%)
2. Farmsi - UNAND (51,4%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNAND (53,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UNAND (52,2%)
3. Manajemen - UNAND (50,4%)
XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNHAS (55,7%)
2. Farmasi - UNHAS (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNHAS (50,6%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi - UNHAS (52,6%)
2. Manajemen - UNHAS (52,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (51%)
4. Sastra Inggris - UNHAS (50,6%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (50,2%)
6. Ilmu Hukum - UNHAS (50%)
XIII. UNIVERSITAS UDAYANA - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNUD (52,5%)
JURUSAN IPS
1. Manajemen - UNUD (48,2%)
2. Akuntansi - UNUD (45,9%)
XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter - UNS (57,2%)
2. Farmasi - UNS (56,4%)
JURUSAN IPS
1. Manajemen - UNS (54,9%)
2. Manajemen - Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
3. Akuntansi - Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
4. Desain Komunikasi Visual - Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
5. Ilmu Administrasi Negara - Univ. 11 Maret Solo (53,5%)
XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA) - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPS
1. Ilmu Komunikasi - UNILA (47,7%)
2. Ekonomi Pembangunan - UNILA (46,1%)
3. Ilmu Administrasi Niaga - UNILA (42,6%)
PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA
I. INSTITUTE TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)
JURUSAN IPA
1. Arsitektur - ITS (42.77%)
2. Biologi - ITS – (31.5%)
3. Desain Produk Industri - ITS (33.22%)
4. Fisika - ITS (35.69%)
5. Kimia - ITS (34.16%)
6. Matematika - ITS (36.11%)
7. Statistika - ITS (38.91%)
8. Teknik Elektro - ITS (49.13%)
9. Teknik Fisika - ITS (40.19%)
10. Teknik Geodesi - ITS (38.16%)
11. Teknik Industri - ITS (48.22%)
12. Teknik Informatika - ITS (49.94%)
13. Teknik Kelautan - ITS (42.47%)
14. Teknik Kimia - ITS (48.80%)
15. Teknik Lingkungan - ITS (39%)
16. Teknik Material - ITS (35.16%)
17. Teknik Mesin - ITS (44.27%)
18. Teknik Perkapalan - ITS (47.36%)
19. Teknik Sipil - ITS (45.33%)
20. Teknik Sistem Perkapalan - ITS (43.47%)
II. UNIVERSITAS AIRLANGGA - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Biologi - UNAIR (31.80%)
2. Farmasi - UNAIR (37.02%)
3. Fisika - UNAIR (32.22%)
4. Kedokteran Hewan - UNAIR (36.25%)
5. Kesehatan Masyarakat - UNAIR (35.69%)
6. Kimia - UNAIR (32.30%)
7. Matematika - UNAIR (33.66%)
8. Pendidikan DokteR (- UNAIR (43.81%)
9. Pendidikan DokteR (Gigi - UNAIR (37.97%)
JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNAIR (46.81%)
3. Ekonomi Manajemen - UNAIR (44.40%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (42.87%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (40.31%)
6. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (43.21%)
7. Ilmu Hukum - UNAIR (39.5%)
8. Ilmu Komunikasi - UNAIR (41.75%)
9. Ilmu Politik - UNAIR (34.75%)
10. Ilmu Sejarah - UNAIR (31.71%)
11. Psikologi - UNAIR (39.62%)
12. Sastra Indonesia - UNAIR (31.03%)
13. Sastra Inggris - UNAIR (31.18%)
14. Sosiologi - UNAIR (32.12%)
III. UNIVERSITAS HASSANUDIN - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNHAS (29.02%)
2. Arsitektur - UNHAS (39.16%)
3. Biologi - UNHAS (28.77%)
4. Budi Daya Perairan - UNHAS (28.30%)
6. Fisika - UNHAS (29.16%)
7. Geofisika (Meteorologi) - UNHAS (36.66%)
8. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHAS (26.66%)
9. Ilmu Kelautan - UNHAS (33.83%)
10. Ilmu Tanah - UNHAS (29.16%)
11. Kesehatan Masyarakat - UNHAS (28.47%)
12. Kimia - UNHAS (27.77%)
13. Manajemen Hutan - UNHAS (28.05%)
14. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHAS (27.36%)
15. Matematika - UNHAS (29.16%)
16. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNHAS (28.88%)
17. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNHAS (23.88%)
20. Produksi Ternak - UNHAS (27.36%)
21. Sastra Arab - UNHAS (24.53%)
22. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHAS (28.05%)
23. Sosial Ekonomi Peternakan - UNHAS (24.16%)
24. Statistika - UNHAS (33.38%)
25. Teknik Elektro - UNHAS (39.16%)
26. Teknik Geologi - UNHAS (34.52%)
27. Teknik Mesin - UNHAS (35.55%)
28. Teknik Perkapalan - UNHAS (39.86%)
29. Teknik Pertanian - UNHAS (31.33%)
30. Teknik Sipil - UNHAS (35.55%)
31. Teknologi Hasil Hutan - UNHAS (27.96%)
32. Teknologi Hasil Pertanian - UNHAS (34.44%)
JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNHAS (30.31%)
2. Arkeologi - UNHAS (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNHAS (43.75%)
4. Ekonomi Manajemen - UNHAS (41.18%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNHAS (35.78%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNHAS (38.75%)
7. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (38.90%)
8. Ilmu Hukum - UNHAS (33.75%)
9. Ilmu Komunikasi - UNHAS (33.15%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (33.90%)
11. Ilmu Politik - UNHAS (29.75%)
12. Ilmu Sejarah - UNHAS (28.59%)
13. Sastra Daerah - Untuk Sast.Bugis (Makasar) - UNHAS (23.90%)
14. Sastra Indonesia - UNHAS (27.18%)
15. Sastra Inggris - UNHAS (29.34%)
16. Sastra Perancis - UNHAS (28.62%)
17. Sosiologi - UNHAS (30.09%)
IV. UNIVERSITAS UDAYANA - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Arsitektur - UNUD (36.52%)
2. Biologi - UNUD (28.05%)
3. Fisika - UNUD (28.5%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNUD (26.38%)
5. Kedokteran Hewan - UNUD (32.02%)
6. Kimia - UNUD (27.66%)
7. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNUD (26.52%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNUD (26.38%)
10. Produksi Ternak - UNUD (27.5%)
11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNUD (27.36%)
12. Teknik Elektro - UNUD (39.16%)
13. Teknik Mesin - UNUD (35.36%)
14. Teknik Sipil - UNUD (33.66%)
15. Teknologi Hasil Pertanian - UNUD (29.30%)
JURUSAN IPS
1. Agronomi - UNUD (27.36%)
2. Arkeologi - UNUD (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNUD (37.18%)
4. Ekonomi Manajemen - UNUD (39.37%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNUD (37.03%)
6. Ilmu Hukum - UNUD (31.09%)
7. Ilmu Sejarah - UNUD (20.31%)
8. Ilmu Tanah - UNUD (27.63%)
9. Pariwisata Budaya D4 - UNUD (26.87%)
10. Sastra Daerah - Untuk Sastra Bali - UNUD (23.59%)
11. Sastra Daerah - Untuk Sastra Jawa - UNUD (22.81%)
12. Sastra Indonesia - UNUD (26.87%)
13. Sastra Inggris - UNUD (28.75%)
14. Seni Rupa Murni - UNUD (26.34%)
V. UNIVERSITAS MULAWARMAN - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNMUL (23.47%)
2. Ilmu Tanah - UNMUL (28.61%)
3. Manajemen Hutan - UNMUL (23.22%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNMUL (22.08%)
5. Pend. Biologi - UNMUL (25.41%)
6. Pend. Fisika - UNMUL (25.27%)
7. Pend. Kimia - UNMUL (24.72%)
8. Pend. Matematika - UNMUL (23.88%)
9. SosiaL Ekonomi Perikanan - UNMUL (21.66%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNMUL (28.88%)
11. Teknologi Hasil Hutan - UNMUL (26.38%)
JURUSAN IPS
1. Agronomi - UNMUL (22.08%)
2. Budi Daya Perairan - UNMUL (26.36%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNMUL (35.15%)
4. Ekonomi Manajemen - UNMUL (36.87%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNMUL (35.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNMUL (31.56%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNMUL (34.06%)
8. Ilmu Sosiatri - UNMUL (25.59%)
9. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNMUL (25.62%)
10. Pend. Bhs. Inggris - UNMUL (29.53%)
11. Pend. Ekonomi - UNMUL (24.53%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNMUL (24.84%)
VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
JURUSAN IPA
1. Biologi - UNNESA (30.25%)
2. fisika - UNNESA (30.58%)
3. Ilmi Keolahragaan - UNNESA (29.64%)
4. Kimia - UNNESA (30.58%)
5. Matematika - UNNESA (30.68%)
6. Pend. Biologi - UNNESA (28.05%)
7. Pend. Fisika - UNNESA (27.01%)
8. Pend. Teknik Bangunan - UNNESA (28%)
9. Pend. Teknik Elektro - UNNESA (30.63%)
10. Pend. Teknik Mesin - UNNESA (30.15%)
11. Teknik Elektro D3 - UNNESA (28%)
12. Teknik Mesin D3 - UNNESA (29.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNNESA (27.62%)
14. Pend. Kimia - UNNESA (27.69%)
15. Pend. Matematika - UNNESA (27.72%)
JURUSAN IPS
1. Bahasa dan Sastra Indonesia - UNNESA (29.41%)
2. Bahasa dan Sastra Inggris - UNNESA (29.41%)
3. Bimbingan dan Konseling - UNNESA (25.75%)
4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNNESA (28.66%)
5. Pend. Bhs. Inggris - UNNESA (31.97%)
6. Pend. Bhs. Jepang - UNNESA (29.03%)
7. Pend. Bhs. Jerman - UNNESA (29.44%)
8. Pend. Ekonomi - UNNESA (29.06%)
9. Pend. Geografi - UNNESA (30.43%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNNESA (28.19%)
11. Pend. Kepelatihan Olahraga - UNNESA (28.63%)
12. Pend. Kesejahteraan Keluarga - UNNESA (27.63%)
13. Pend. Luar Biasa - UNNESA (27.41%)
14. Pend. Luar Sekolah - UNNESA (27.63%)
15. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNNESA (29.44%)
16. Pend. Sejarah - UNNESA (29.34%)
17. Pend. Seni Drama, Tari dan Musik - UNNESA (28.97%)
18. Pend. Seni Rupa - UNNESA (28.41%)
19. Teknologi Pendidikan - UNNESA (28.69%)
VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNDANA (21.64%)
2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNDANA (22.47%)
3. Ilmu Tanah - UNDANA (25.36%)
4. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNDANA (22.05%)
5. Pend. Biologi - UNDANA (22.77%)
6. Pend. Fisika D3 - UNDANA (20.80%)
7. Pend. Kimia - UNDANA (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNDANA (25.27%)
9. Pend. Teknik Bangunan - UNDANA (24%)
10. Pend. Teknik Elektro - UNDANA (26.25%)
11. Pend. Teknik Mesin - UNDANA (29.15%)
12. Produksi Ternak - UNDANA (20.55%)
13. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNDANA (23.33%)
VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNCEN (22.08%)
2. Budi Daya Hutan - UNCEN (26.38%)
3. Pend. Biologi - UNCEN (22.77%)
4. Pend. Fisika - UNCEN (21.80%)
5. Pend. Kimia - UNCEN (22.5%)
6. Pend. Matematika - UNCEN (25.27%)
7. Produksi Ternak - UNCEN (27.77%)
8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNCEN (22.08%)
9. Teknik Sipil - UNCEN (31.66%)
10. Teknik Sipil D3 - UNCEN (29.41%)
JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNCEN (27.03%)
2. Bimbingan dan Konseling - UNCEN (23.91%)
3. Ekonomi Manajemen - UNCEN (35.62%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNCEN (33.75%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (30.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (26.34%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNCEN (27.75%)
8. Ilmu Hukum - UNCEN (32.03%)
9. Ilmu Hukum - UNCEN (27.43%)
10. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UNCEN (30.51%)
11. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNCEN (23.28%)
12. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (27.96%)
13. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (29.15%)
14. Pend. Ekonomi - UNCEN (24.84%)
15. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
16. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
17. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNCEN (23.28%)
18. Pend. Pancasila & Kewarganegaraa (PPKN) - UNCEN (24.84%)
19. Pend. Sejarah - UNCEN (25.46%)
20. Pend. Sejarah - UNCEN (26.71%)
21. Sosiologi - UNCEN (28.59%)
VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNLAN (27.36%)
2. Arsitektur - UNLAN (32.36%)
3. Budi Daya Hutan - UNLAN (27.36%)
4. Budi Daya Perairan - UNLAN (25.36%)
5. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNLAN (26.52%)
6. Ilmu Tanah - UNLAN (28.75%)
7. Manajemen Hutan - UNLAN (23.5%)
8. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNLAN (23.88%)
9. Pend. Biologi - UNLAN (26.66%)
10. Pend. Kimia - UNLAN (23.47%)
11. Pend. Matematika - UNLAN (25.55%)
12. Pendidikan Dokter - UNLAN (36.80%)
13. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNLAN (23.88%)
14. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNLAN (27.5%)
15. Teknik Sipil - UNLAN (31.76%)
16. Teknologi Hasil Hutan - UNLAN (27.16%)
17. Teknologi Hasil Perikanan - UNLAN (25.25%)
JURUSAN IPS
1. Ekonomi Akuntansi - UNLAN (38.43%)
2. Ekonomi Manajemen - UNLAN (37.65%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNLAN (33.75%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNLAN (28.75%)
5. Ilmu Administrasi Niaga - UNLAN (28.75%)
6. Ilmu Hukum - UNLAN (29.21%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNLAN (33.59%)
8. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNLAM (25.93%)
9. Pend. Bhs. Inggris - UNLAN (29.15%)
10. Pend. Ekonomi - UNLAN (25.78%)
11. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNLAN (23.28%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNLAN (24.84%)
13. Pend. Sejarah - UNLAN (26.71%)
IX. UNIVERSITAS HALUOLEO - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNHALU (20.54%)
2. Budi Daya Perairan - UNHALU (23.19%)
3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHALU (21.47%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHALU (21.05%)
5. Pend. Biologi - UNHALU (21.77%)
6. Pend. Fisika - UNHALU (21.80%)
7. Pend. Kimia - UNHALU (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNHALU (23.88%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNHALU (22.38%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHALU (22.08%)
11. Teknik Elektro D3 - UNHALU (26%)
12. Teknik Mesin D3 - UNHALU (28.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNHALU (26.62%)
JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNHALU (25.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNHALU (33.15%)
3. Ekonomi Manajemen - UNHALU (32.53%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNHALU (31.03%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNHALU (25.34%)
6. Ilmu Komunikasi - UNHALU (32.21%)
7. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNHALU (23.28%)
8. Pend. Bhs. Inggris - UNHALU (27.96%)
9. Pend. Ekonomi - UNHALU (23.84%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNHALU (23.28%)
11. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNHALU (23.84%)
12. Pend. Sejarah - UNHALU (24.46%)
13. Psikologi Pendidikan - UNHALU (?)
14. Sosiologi - UNHALU (27.59%)
X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI - Passing Grade SNMPTN 2012
JURUSAN IPA
1. Agronomi - UNSRAT (27.5%)
2. Arsitektur - UNSRAT (32.36%)
3. Budi Daya Perairan - UNSRAT (24.36%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNSRAT (26.52%)
5. Ilmu Kelautan - UNSRAT (31.30%)
6. Ilmu Tanah - UNSRAT (27.5%)
7. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNSRAT (23.05%)
8. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNSRAT (27.5%)
9. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNSRAT (23.75%)
10. Pendidikan Dokter - UNSRAT (37.80%)
11. Produksi Ternak - UNSRAT (23.88%)
12. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNSRAT (27.5%)
13. Sosial Ekonomi Peternakan - UNSRAT (24.72%)
14. Teknik Elektro - UNSRAT (39.02%)
15. Teknik Mesin - UNSRAT (33.33%)
16. Teknik Pertanian - UNSRAT (28.61%)
17. Teknik Sipil - UNSRAT (32.66%)
18. Teknologi Hasil Perikanan - UNSRAT (24.25%)
JURUSAN IPS
1. Antropologi Sosial - UNSRAT (26.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNSRAT (37.5%)
3. Ekonomi Manajemen - UNSRAT (37.65%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNSRAT (34.53%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNSRAT (30.31%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNSRAT (29.53%)
7. Ilmu Hukum - UNSRAT (33.59%)
8. Ilmu Komunikasi - UNSRAT (33.15%)
9. Ilmu Pemerintahan - UNSRAT (34.06%)
10. Ilmu Politik - UNSRAT (27.40%)
11. Ilmu Sejarah - UNSRAT (27.03%)
12. Sastra Indonesia - UNSRAT (25.62%)
13. Sastra Jepang - UNSRAT (27.66%)
14. Sastra Jerman - UNSRAT (27.53%)
15. Sosiologi - UNSRAT (29.21%)
Penjernihan Air
PENYARINGAN AIR SECARA SEDERHANA
Posted on November 22, 2011 by Arelin Fafa
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Air merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubah/menjernihkan air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai.
Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air.
Penelitian di sejumlah negara Eropa, Timur Tengah, Asia Barat dan negara lainnya saat ini tidak mensyaratkan nilai batasan minimum dan optimum terhadap tingkat kekeruhan air, jumlah kalsium maupun magnesium. Dengan kata lain tidak membatasi negara-negara anggotanya dalam mengimplementasikan sebuah persyaratan kedalam peraturan nasional mereka. Terlepas dari semua perbedaan tersebut, semua meyakini bahwa kandungan mineral atau zat padat terlarut lainnya yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Dengan kata lain air yang tidak bersih sebaiknya tidak melebihi ambang batas tertentu terhadap kandungan zat-zat yang merugikan kesehatan atau bahkan dibuat seminimum mungkin.
Tingkat kekeruhan air akan sangat bervariasi sesuai sengan struktur atau kandungan mineral dalam tanah dan pada masing-masing lokasi. Diperlukan penelitian khusus untuk dapat mengetahui kandungan mineral sumber air pada suatu lokasi. Pada daerah yang memiliki sumber mata air permukaan tanah penelitian dapat dilakukan lebih cepat, dibandingkan dengan daerah tanpa sumber mata air dimana kemungkinan harus dilakukan melalui pengeboran terlebih dahulu. Penanggulangan secara cepat dapat dilakukan dengan cara melakukan penyaringan air dengan menggunakan beberapa teknik penyaringan air bersih secara alami/buatan maupun modern/tradisional.
1.2 Tujuan
Makalah ini bertujuan memberikan informasi mengenai beberapa teknik penyaringan air secara sederhana.
1.3 Manfaat
Agar para pembaca dapat megetahui beberapa teknik penyaringan air secara sederhana dan menerapkannya di kehidupan sehari – hari.
BAB II
ISI DAN PEMBAHASAN
Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak , mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri. Cara penyaringan air baik secara alami maupun kimiawi akan diuraikan dalam bab ini. Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa karena bahan dan alatnya mudah didapat.
2.1 Saringan Kain Katun.
Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana/mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.
2.2 Saringan Kapas
Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.
2.3 Aerasi
Aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat-zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.
2.4 Saringan Pasir Lambat (SPL)
Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil. Untuk keterangan lebih lanjut dapat temukan pada artikel Saringan Pasir Lambat (SPL).
2.5 Saringan Pasir Cepat (SPC)
Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir. Untuk keterangan lebih lanjut dapat temukan pada artikel Saringan Pasir Cepat (SPC).
2.6 Gravity-Fed Filtering System
Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.
2.7 Saringan Arang
Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif. Untuk lebih jelasnya dapat lihat bentuk saringan arang yang direkomendasikan UNICEF pada gambar di bawah ini.
2.8 Saringan air sederhana / tradisional
Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa. Untuk bahasan lebih jauh dapat dilihat pada artikel saringan air sederhana.
2.9 Saringan Keramik
Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringn keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.
2.10 Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu
Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah. Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.
2.11 Saringan Tanah Liat.
Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya.
2.12 Air Distilasi-Uap
Distilasi–Uap merupakan salah satu cara penyaringan air. Beberapa ahli meyakini ini sebagai cara membuat air minum teraman. Selama proses pendidihan bakteri, virus dan polusi dapat dihilangkan seriring dengan meningkatnya penguapan. Banyak penelitian dilakukan terhadap tingkat keamanan terhadap kesehatan bila mengkonsumsi air dari masing-masing jenis air minum di atas. Perbedaan pun terjadi yang menyatakan tingkat aman kandungan minuman dan optimum dalam air.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Penyaringan atau filtrasi terhadap air dapat dilakukan melalui proses alami maupun buatan. Tujuannya adalah untuk memurnikannya. Meskipun tidak ada cara yang benar-benar mampu menyaring karena kuman lebih kecil dari pori-pori pada sistem filtrasi/penyaringan terbaik sekali pun, setidaknya teknik atau beberapa cara yang di bahas dalam makalah ini dapat menjadi cara alternatif yang digunakan untuk menghasilkan air yang lebih memenuhi syarat untuk diminum maupun digunakan dalam kehidupan sehari – hari.
PENYARINGAN AIR SECARA SEDERHANA
Posted on November 22, 2011 by Arelin Fafa
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Air merupakan sumber bagi kehidupan. Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru, karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis. Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita masih dapat berupaya merubah/menjernihkan air keruh/kotor tersebut menjadi air bersih yang layak pakai.
Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah dan paling umum digunakan adalah dengan membuat saringan air, dan bagi kita mungkin yang paling tepat adalah membuat penjernih air atau saringan air sederhana. Perlu diperhatikan, bahwa air bersih yang dihasilkan dari proses penyaringan air secara sederhana tersebut tidak dapat menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut di dalam air.
Penelitian di sejumlah negara Eropa, Timur Tengah, Asia Barat dan negara lainnya saat ini tidak mensyaratkan nilai batasan minimum dan optimum terhadap tingkat kekeruhan air, jumlah kalsium maupun magnesium. Dengan kata lain tidak membatasi negara-negara anggotanya dalam mengimplementasikan sebuah persyaratan kedalam peraturan nasional mereka. Terlepas dari semua perbedaan tersebut, semua meyakini bahwa kandungan mineral atau zat padat terlarut lainnya yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Dengan kata lain air yang tidak bersih sebaiknya tidak melebihi ambang batas tertentu terhadap kandungan zat-zat yang merugikan kesehatan atau bahkan dibuat seminimum mungkin.
Tingkat kekeruhan air akan sangat bervariasi sesuai sengan struktur atau kandungan mineral dalam tanah dan pada masing-masing lokasi. Diperlukan penelitian khusus untuk dapat mengetahui kandungan mineral sumber air pada suatu lokasi. Pada daerah yang memiliki sumber mata air permukaan tanah penelitian dapat dilakukan lebih cepat, dibandingkan dengan daerah tanpa sumber mata air dimana kemungkinan harus dilakukan melalui pengeboran terlebih dahulu. Penanggulangan secara cepat dapat dilakukan dengan cara melakukan penyaringan air dengan menggunakan beberapa teknik penyaringan air bersih secara alami/buatan maupun modern/tradisional.
1.2 Tujuan
Makalah ini bertujuan memberikan informasi mengenai beberapa teknik penyaringan air secara sederhana.
1.3 Manfaat
Agar para pembaca dapat megetahui beberapa teknik penyaringan air secara sederhana dan menerapkannya di kehidupan sehari – hari.
BAB II
ISI DAN PEMBAHASAN
Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak , mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri. Cara penyaringan air baik secara alami maupun kimiawi akan diuraikan dalam bab ini. Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa karena bahan dan alatnya mudah didapat.
2.1 Saringan Kain Katun.
Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana/mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.
2.2 Saringan Kapas
Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.
2.3 Aerasi
Aerasi merupakan proses penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air. Dengan diisikannya oksigen ke dalam air maka zat-zat seperti karbon dioksida serta hidrogen sulfida dan metana yang mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau dihilangkan. Selain itu partikel mineral yang terlarut dalam air seperti besi dan mangan akan teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau filtrasi.
2.4 Saringan Pasir Lambat (SPL)
Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil. Untuk keterangan lebih lanjut dapat temukan pada artikel Saringan Pasir Lambat (SPL).
2.5 Saringan Pasir Cepat (SPC)
Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir. Untuk keterangan lebih lanjut dapat temukan pada artikel Saringan Pasir Cepat (SPC).
2.6 Gravity-Fed Filtering System
Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.
2.7 Saringan Arang
Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif. Untuk lebih jelasnya dapat lihat bentuk saringan arang yang direkomendasikan UNICEF pada gambar di bawah ini.
2.8 Saringan air sederhana / tradisional
Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa. Untuk bahasan lebih jauh dapat dilihat pada artikel saringan air sederhana.
2.9 Saringan Keramik
Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringn keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.
2.10 Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu
Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah. Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.
2.11 Saringan Tanah Liat.
Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya.
2.12 Air Distilasi-Uap
Distilasi–Uap merupakan salah satu cara penyaringan air. Beberapa ahli meyakini ini sebagai cara membuat air minum teraman. Selama proses pendidihan bakteri, virus dan polusi dapat dihilangkan seriring dengan meningkatnya penguapan. Banyak penelitian dilakukan terhadap tingkat keamanan terhadap kesehatan bila mengkonsumsi air dari masing-masing jenis air minum di atas. Perbedaan pun terjadi yang menyatakan tingkat aman kandungan minuman dan optimum dalam air.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Penyaringan atau filtrasi terhadap air dapat dilakukan melalui proses alami maupun buatan. Tujuannya adalah untuk memurnikannya. Meskipun tidak ada cara yang benar-benar mampu menyaring karena kuman lebih kecil dari pori-pori pada sistem filtrasi/penyaringan terbaik sekali pun, setidaknya teknik atau beberapa cara yang di bahas dalam makalah ini dapat menjadi cara alternatif yang digunakan untuk menghasilkan air yang lebih memenuhi syarat untuk diminum maupun digunakan dalam kehidupan sehari – hari.
Minggu, 02 Desember 2012
Aku benar di dasar lautan dalam dan sulit bangkit
Tedapat banyak kerikil namun aku tak satu pun menemukannya,.
apa yang terjadi sehingga separah ini kejadian kesialan.
teertindih banyak cercaan.
sekumpulan sayatan itu semakin membekas dan melukai.
saat ini aku benar -benar di posisi terbawah.
apakah sekelilingku akan mampu menerimaku?
terhayal dibenak aku menduduki jauh disana namun kumpulan bayangan itu justru terbalik menimpa ku.Jika kulihat banyak sekelilingku mengganggap ku sebelah mata.
bahkan mungkin tak dianggap, tapi aku selalu bersabar dan akn memperbaharui nya kembali sampai ku menemukan jati diriku sesungguhnya
Langganan:
Komentar (Atom)
